Seminar Kemandirian Pesantren
Dipublikasikan pada 09 September 2026
Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat Gelar Pelatihan Kemandirian Ekonomi untuk 200 Pesantren, Gratis Tanpa Dipungut Biaya
Lamongan, Jawa Timur — Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (Perkom PPSD) mengumumkan penyelenggaraan Pelatihan Kemandirian Ekonomi Pesantren bertajuk "Teori dan Aplikasi Kerja Sama Bisnis". Program ini menyasar 200 pondok pesantren dan digelar secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Pelatihan akan menghadirkan Dr. H. Anas Al Hifni, S.E.I., M.Si., Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat sekaligus Qari' dan Hafidz Internasional, sebagai pembicara utama. Ia dikenal sebagai pendiri Toserba Sunan Drajat dan penggerak hilirisasi bisnis pesantren yang kini telah memiliki ratusan cabang usaha, serta pendiri PT Teknologi Sunan Drajat. Dr. Anas juga tercatat sebagai penerima penghargaan Tokoh Penggerak Koperasi Indonesia dan Champion of The Champions dari Bank Indonesia, serta penulis sejumlah buku dan kitab seputar pesantren dan ekonomi.
Kuota Terbatas untuk 200 Pesantren
Pelatihan ini dibuka untuk pengasuh pondok pesantren, baik putra maupun putri, dengan kuota terbatas hanya 200 pondok pesantren. Pendaftaran akan dibuka sampai kuota terpenuhi. Kegiatan berlangsung selama dua hari penuh, pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, bertempat di Hall Sunan Drajat, Lantai 4, Pusat Perekonomian Sunan Drajat. Jadwal pelaksanaan akan diinformasikan lebih lanjut setelah peserta melakukan pendaftaran.
Materi: Dari Pemetaan Potensi hingga Digitalisasi Bisnis Antar-Pesantren
Selama pelatihan, peserta akan mempelajari pemetaan potensi ekonomi pesantren, cara membangun dan mengelola unit usaha, hingga digitalisasi dan jaringan bisnis antar-pesantren.
Segudang Fasilitas dan Akses Aplikasi
Sebagai bagian dari benefit pelatihan, peserta akan menerima berbagai fasilitas, di antaranya:
- Buku Tata Kelola Pesantren dan buku Santri Berdaya Pesantren Sejahtera secara gratis
- Akses menjadi anggota Pesantara, koperasi berbasis digital ekonomi pesantren
- Akses ke sejumlah aplikasi digital seperti Santrilink (cashless pesantren), Ustadzlink (e-raport dan guru), M.Store (bisnis pesantren), TSD Finance (keuangan pesantren), E-Budgeting, Sulutions Driven (penagihan piutang santri), dan SIAKAD
- Kemitraan dengan Toserba Sunan Drajat dan jaringan bisnis pesantren lainnya
- Akses magang di Perekonomian Sunan Drajat, keagenan Sundra Wisata, hingga distributor Garam Samudra Sunan Drajat (SSD)
- Relasi antar-pengasuh pesantren se-Jawa Timur
- Sertifikat pelatihan
Bantuan Kemandirian Ekonomi Rp150 Juta
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, panitia (Perkom Responsibility) turut menyiapkan bantuan kemandirian ekonomi pesantren senilai total Rp150 juta, yang akan diberikan kepada 15 pesantren terbaik dengan masing-masing menerima Rp10 juta. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat keaktifan peserta dan pemahaman materi melalui post-test selama pelatihan berlangsung.
Cara Mendaftar
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan s.id/PelatihanKemandirianEkonomiPesantren2026 atau dengan memindai kode QR yang tersedia pada media publikasi resmi kegiatan, menggunakan formulir Google Form. Panitia mengingatkan bahwa kuota pendaftaran terbatas.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak panitia: Aditia (0813-3056-9729) dan Nofan (0857-4689-7813), atau melalui akun Instagram, Facebook, dan TikTok @PERKOM_PPSD.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur, dengan dukungan sejumlah unit usaha di bawah naungan Sunan Drajat serta Bank Indonesia.
Syarat dan ketentuan berlaku.