SantriLink Antar PT Teknologi Sunan Drajat Lamongan Raih Juara 4 PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026
Dipublikasikan pada 24 September 2026
JAKARTA — PT Teknologi Sunan Drajat Lamongan kembali mengharumkan nama Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat dengan meraih Juara 4 dalam ajang bergengsi PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi SantriLink, platform digital terintegrasi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengelolaan pesantren secara lebih efisien, aman, dan transparan.
Selama ini, administrasi santri, pembayaran SPP, transaksi harian, hingga pencatatan absensi di sejumlah pesantren masih dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang terpisah-pisah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keterlambatan layanan, kesulitan pengawasan, risiko kehilangan data, serta kurang optimalnya transparansi keuangan.
Menjawab tantangan tersebut, PT Teknologi Sunan Drajat Lamongan menghadirkan SantriLink sebagai platform all-in-one yang menghubungkan kebutuhan administrasi, keuangan, dan aktivitas harian santri dalam satu sistem digital.
Melalui SantriLink, pesantren dapat mengelola data administrasi, tagihan pendidikan, pembayaran digital, dompet elektronik santri, transaksi koperasi, serta absensi berbasis pengenalan wajah. Integrasi ini memudahkan pengelola dalam melakukan pencatatan dan pengawasan secara cepat, tertib, serta terukur.
Teknologi pengenalan wajah yang diterapkan dalam sistem tersebut turut meningkatkan akurasi identitas santri. Selain mempercepat proses absensi dan transaksi, fitur ini juga dirancang untuk meminimalkan praktik penitipan absensi maupun risiko penyalahgunaan PIN dalam transaksi digital.
SantriLink tidak hanya menawarkan kemudahan teknis, tetapi juga membawa dampak penting bagi tata kelola pesantren. Platform ini membantu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat keamanan transaksi, serta mendorong transparansi keuangan yang dapat diakses secara terpusat. Dengan demikian, orang tua atau wali santri dapat memperoleh rasa aman karena pencatatan pembayaran dan transaksi dilakukan secara lebih jelas dan terdokumentasi.
Pencapaian pada PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026 menjadi bukti bahwa inovasi teknologi yang lahir dari lingkungan pesantren mampu bersaing dan memberi jawaban atas persoalan nyata di masyarakat. SantriLink menjadi representasi semangat bahwa pesantren tidak hanya menjaga tradisi keilmuan dan akhlak, tetapi juga mampu mengambil peran dalam perkembangan teknologi serta ekonomi digital.
Ke depan, PT Teknologi Sunan Drajat Lamongan bersama Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat berkomitmen mempercepat transformasi digital pesantren. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah, membangun layanan pendidikan yang semakin modern, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi santri, wali santri, dan masyarakat. Najihae