Gus Anas Diterima Dirjen Pesantren, Perkuat Komunikasi Kemandirian Pesantren
Dipublikasikan pada 23 September 2026
Jakarta — 23 September 2026
Usai melakukan safari silaturahmi di Kementerian Koperasi dan UMKM, Direktur Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat, Dr. H. Anas Alhifni, melanjutkan kunjungannya ke Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pesantren Republik Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Gus Anas diterima langsung oleh Dr. Basnang Said, S.Ag., M.Ag., selaku Direktur Jenderal Pesantren yang baru saja dilantik. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat untuk membangun komunikasi serta memperkuat peran pesantren di tengah tantangan zaman.
Gus Anas menyampaikan bahwa pesantren memiliki peran besar dalam mendidik generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter. Namun demikian, pesantren juga perlu didorong untuk memiliki kemandirian ekonomi yang kuat. Pendidikan dan kemandirian ekonomi harus berjalan beriringan agar pesantren mampu berkembang secara berkelanjutan.
Menurutnya, masih terdapat pesantren yang menghadapi keterbatasan pembiayaan, termasuk dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ustaz dan ustazah. Padahal, mereka merupakan bagian penting yang setiap hari mengabdikan diri dalam mendidik santri dan menjaga nilai-nilai keislaman di lingkungan pesantren.
Karena itu, pesantren harus mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui penguatan unit usaha, koperasi, pengembangan keterampilan kewirausahaan santri, serta kerja sama dengan berbagai pihak. Kemandirian ekonomi pesantren bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan lembaga, tetapi juga menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik dan seluruh elemen pesantren.
Safari silaturahmi ini diharapkan membuka ruang komunikasi dan kolaborasi antara Pondok Pesantren Sunan Drajat dengan Direktorat Pesantren Republik Indonesia. Dengan sinergi yang baik, pesantren dapat semakin kuat sebagai pusat pendidikan, dakwah, pemberdayaan masyarakat, dan penggerak kemandirian ekonomi umat. Red. Najihae